7 Cara Gampang Lolos Wawancara Kerja

7 Cara Gampang Lolos Wawancara Kerja

Menjawab pertanyaan secara panjang lebar tidak akan membuatmu terlihat hebat di depan HRD. Jawaban yang singkat, tapi padat dan jelas biasanya lebih diterima oleh HRD. Cara yang satu ini berhubungan dengan kemampuan yang Bunda kuasai. Setiap melakukan wawancara, tentunya Bunda harus memperkaya diri dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki. Tunjukkan juga sikap inisiatif agar pewawancara tak memandang Bunda sebelah mata. “Curriculum vitae menjelaskan identititas, latar belakang pendidikan, pengalaman, keterampilan, referensi dan lain-lain.

Kalau di awal Bunda membuka sesi wawancara dengan penuh keyakinan, saat di akhirnya pun perlu mengakhirinya dengan semangat juga. Jangan sampai Bunda semangat di awal, namun di akhirwawancara luntur dengan nada yang datar. Untuk mempermudah, Bunda perlu mencatat garis besar yang akan diceritakan, berlatih, dan mengemasnya dengan baik agar saat wawancara penampilan Bunda bisa memberikan kesan baik baginya. Jakarta – Dihantui rasa gugup sebelum dan saat melakukan wawancarakerja adalah hal yang wajar.

Tips supaya sukses dalam interview

Ini adalah hal yang sangat penting untuk mengetahui posisi yang kamu lamar. Sebab, hal tersebut berkaitan dengan tugas di perusahaan di kemudian hari. Perusahaan pasti tidak akan mau mempekerjakan orang yang tidak mengerti apa pun tentang tugas-tugasnya. Artinya, butuh waktu lebih lama untuk membuat pekerja baru beradaptasi dengan lingkungan perusahaan. Pada tahapan tes ini, kamu harus kreatif dan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tak terduga, termasuk saat kita diminta memberikan ide untuk perusahaan sesuai bidang yang dilamar. Jadi, tonjolkan kepribadianmu dengan sikap percaya diri namun tetap rendah hati.

Tetapi jika anda memiliki kpribadian yang kurang welcome kepada orang lain, belajarlah bersosialisasi dan tanamkan jiwa yang berbudi. Hindari memberikan informasi burut terkait dengan orang-orang yang pernah bekerja sama kamu. Jika kamu diberikan pertanyaan negatif, selalu berikan jawaban yang positif. Ceritakan contoh nyata dimana kamu menggunakan, mengembangkan, atau meningkatkan keterampilan yang kamu miliki. Jadi meskipun Anda belum bekerja, kompetensimu tetap terasah dan tidak tumpul. Fokus dalam menceritakan tentang talent dan kompetensi yang bisa kamu berikan untuk berkontribusi secara positif untuk perusahaan tersebut.

Menanyakan hal-hal yang terlalu umum akan membuatmu dianggap sebagai orang yang tak tahu menahu soal perusahaan. Akibatnya, peluangmu untuk lolos dari tahap wawancara akan sangat kecil, bahkan mungkin tidak ada sama sekali. Tetapi, jangan sampai kamu terlalu berlebihan dalam menceritakan dirimu. Misalnya, melebih-lebihkan prestasimu; menceritakan hal-hal yang tidak penting seperti makanan favoritmu; terlalu membanggakan apa yang menjadi kelebihanmu; dan lain-lain. Kalau kamu berlebihan itu akan membuat perusahaan ilfeel dan pikir-pikir lagi untuk merekrutmu. Saat tahap wawancara berlangsung, cukup ceritakan hal-hal penting tentang dirimu.

Insinyur, bagian telekomunikasi, ahli otomotif, ahli transportasi adalah sebagian diantara bidang kerja yang masuk dalam kategori ini. “Ketika itu saya tanya ‘apa yang membuat anda memutuskan pindah kerja? Meski anda merasa pintar dan brilian, jangan keburu yakin bahwa semua pintu perusahaan akan terbuka secara otomatis untuk anda. Sebab kenyataannya, para tuan dan nyonya pintar ini seringkali gagal dalam wawancara. Karena perusahaan anda memiliki reputasi yang baik dan tentu saja untuk mendapatkan pengalaman yang luar biasa bekerja di perusahaan ini. Karena saya mempunyai pengalaman yang cukup di bidang ini dan bahkan bidang ini adalah minat saya sendiri, jadi saya memiliki semangat yang kuat untuk bidang yang saya tekuni ini.

Comments are closed.