10 Langkah Menjadi Pemimpin Yang Baik Dan Efektif Dalam Meraih Kesuksesan

10 Langkah Menjadi Pemimpin Yang Baik Dan Efektif Dalam Meraih Kesuksesan

Karena itulah saya berencana untuk berbicara dengan pemimpin program ini untuk membuat suatu perubahan, namun saya tidak memiliki kebebasan dari Tuhan untuk melakukan hal tersebut. Saya meninggalkan program tersebut dengan sedikit rasa khawatir dan membawa regu ini di dalam doa. Akhirnya, setiap calon pemimpin membutuhkan pelatihan khusus untuk ketegasan dalam kepemimpinan yang mandiri. Karyawan mendapat dorongan dari luar diri yang mempengaruhi mereka untuk tetap positif misalnya lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan sehingga membuat semangat untuk bekerja .

Semangat seorang pemimpin

Ketika ketulusan murni terbentuk dari dalam, ketulusan itu akan terwujud melalui hati orang lain. Untuk membantu orang lain berkembang, mulailah dengan diri Anda sendiri. Ketika orang pergi bekerja, mereka tidak harus meninggalkan hati mereka di rumah. Sebagai Grand Master yang bijaksana dari Ordo Jedi, Yoda – Ia berpesan untuk tetap setia pada komitmen untuk memimpin dari hati dan Anda yakin akan menuai hasilnya. “Bagaimanapun, masih baik dan masih beruntung pemimpin yang dilupakan oleh pengikut daripada seorang penipu yang jadi pemimpin, yang berhasil mendapat banyak pengikut.”

Membangun hubungan pribadi yang nyata dengan rekan tim Anda sangat penting untuk mengembangkan kepercayaan bersama yang diperlukan untuk membangun budaya akuntabilitas dan kinerja yang luar biasa. Dengan budaya tersebut, tim dapat mencapai kesuksesan dari tujuan bisnis, tim yang bahagia, dan target pemimpin yang terpenuhi. Dalam dunia bisnis, untuk memimpin perusahaan juga perlu mendalami 14 karakter yang telah dijelaskan diatas. Kemudian selain menjiwai karakter pemimpin, perlu juga kemampuan teknis mengelola perusahaan.

Memiliki anak buah seperti ini akan menjamin kemajuan-kemajuan organisasi di masa depan. Namun pemberian motivasi semacam ini harus dibarengi dengan pembukaan ruang bagi mereka untuk berkembang. Sebaliknya, akan lebih baik bagi seorang pemimpin apabila ia mampu memotivasi karyawannya untuk bekerja sesuai dengan kemampuan mereka, dan memberi semangat bagi karyawannya untuk Agen Bola Online mengambil keputusan terbaik yang terkait dengan pekerjaannya. Arti dari kalimat tersebut adalah kita sebagai manusia yang ingin mencapai kesuksesan harus memiliki tujuan atau visi yang jelas terlebih dahulu mengenai ke mana kita akan melangkah. Semua yang kita kerjakan dengan segala jerih payah akan menjadi sia-sia jika kita tidak memiliki tujuan akhir yang jelas.

Jikalau motivasi kerja sudah menurun maka minat atau dorongan untuk mau bekerja berkurang akibatnya hasil yang dicapai oleh perusahaan akan turun. Menetapkan tujuan dan harapan yang jelas kepada karyawan atau tim Anda adalah kunci keberhasilan. Saat menetapkan tujuan tersebut, picu pertanyaan dan feedback dari tim. Memasukkan mereka dalam proses tersebut dapat meningkatkan keterlibatan yang apik. Pemimpin yang baik akan menjelaskan visi perusahaan dan bagaimana mencapai tujuan tersebut kepada anggota tim, untuk masuk dalam kolaborasi kerja tersebut.

Cara lainnya yang bisa digunakan untuk memotivasi karyawan-karyawan adalah dengan membuat lingkungan kerja senyaman mungkin. Lingkungan kerja yang nyaman tentunya membuat karyawan menjadi semangat untuk bekerja. Tentunya untuk membuat lingkungan kerja menjadi positif, dapat dimulai dari pimpinannya.

Nah, di sinilah peran seorang pemimpi harus berganti, yang tadinya ‘pengarah’ menjadi ‘penyemangat’. Meskipun kondisi yang terjadi memaksa setiap orang untuk menjadi pesimis, akan tetapi seorang pemimpin harus selalu mempertahankan optimisme yang tinggi, dan menularkan energi positif itu kepada yang lain. Nah, untuk kamu calon pemimpin besar di masa mendatang, mari kita simak bersama hal apa saja yang mesti kamu kembangkan agar kamu mampu menjadi seorang pemimpin yang ideal. Seorang pemimpin hendaknya mampu melihat sesuatu sesuai dengan tempatnya.

Dari artikel di atas, dapat disimpulkan bahwa pemimpin yang baik pasti memiliki keinginan untuk terus belajar dan mengembangkan dirinya menjadi lebih baik. Sebuah penelitian yang dilakukan tahun 2015 mengenai alasan karyawan berhenti bekerja mendapatkan hasil bahwa 50% dari 7,200 orang resign karena merasa tidak dibutuhkan oleh pimpinan mereka. Diperlukan psychological baja yang kuat karena harus berani menanggung malu dan pasang badan jika pernah melakukan kesalahan. Jika seorang pemimpin justru menutup-nutupi kesalahan yang dilakukan, dia akan kehilangan rasa hormat dari orang lain. Orang lain, terutama bawahan akan selalu melihat manfaat apa yang diperolehnya ketika dipimpin.

Comments are closed.